Menabung vs Investasi

Oct 25, 2020 | Investasi | 0 comments

Postingan pertama ini akan membahas tentang menabung atau investasi Yuk kenalan dulu supaya ngga bingung untuk menentukan mana yang paling cocok buat kita.

Menabung adalah menyisihkan sejumlah uang dalam satu tempat tertentu sebagai cadangan saat ada keperluan mendadak. Menabung juga bisa menjadi cara untuk mendapatkan barang yang diinginkan tapi tidak bisa dibeli saat ini karena dana yang dimiliki kurang mencukupi.

Menurut Undang-Undang No 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati. Namun, simpanan tersebut tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet, giro, dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu. Dilansir dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan, definisi tabungan adalah simpanan uang di bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu.

Cara jadul dalam menabung adalah memasukkan uang ke dalam celengan. Kegiatan menabung juga sudah banyak dilakukan dengan cara menyimpan di rumah, seperti di bawah bantal, di bawah tempat tidur atau dalam lemari.

Namun, saat ini menabung sudah umum dilakukan di bank. Cara menabung seperti ini lebih aman dibanding memasukkannya ke dalam celengan. Berbeda dengan menabung di celengan, kita bisa mengambil sebagian dana yang tersimpan tanpa harus merusak tabungan itu sendiri. Karena bentuknya tidak seperti celengan ayam yang harus dipecahkan saat akan mengambil isi tabungan.

Apa saja sih keuntungan dari menabung itu ?

Menabung itu minim resiko, karena Bank memiliki sistem keamanan berlapis, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik. Secara nonfisik, dalam menjamin keamanan uang, bank bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ketika terjadi masalah yang berdampak buruk pada bank, uang nasabah tetap bisa diambil karena dijamin LPS.

Menabung itu memiliki kemudahan dalam mengkases uangmu kapan pun dan di mana pun. Ketika kita membutuhkan dana darurat, kita dapat mengambil uang kita melalui ATM. Namun, tentu ada batasan jumlah yang dapat diambil atau dicairkan.

Menabung di bank itu lebih praktis dan simpel. Kita cukup merencanakan keuangan dengan melihat rincian-rincian dalam buku tabungan yang diberikan oleh bank

Pertimbangan suku bunga, Memang keuntungan yang didapat dari bunga tidaklah seberapa. Namun, kalau kita menabung dalam jangka waktu yang lama dan dana yang ditabung dari waktu ke waktu makin besar, bunga tabungan akan memberi keuntungan yang signifikan.

Kesempatan mendapatkan hadiah, karena bank akan memberikan hadiah bagi nasabahnya.

Kekurangan dari menabung adalah sebagai berikut:

  1. Menabung tidak akan tumbuh secara signifikan kecuali dalam waktu lama dan dalam jumlah besar. Karena keuntungan yang dihasilkan dari bunga tabungan tahunan tidak terlalu besar.
  2. Karena inflasi, uang yang kita simpan akan berkurang nilainya setiap tahun. Jika kita mendapatkan bunga, bunga itu mungkin sebagian mengimbangi efek negatif dari inflasi.
  3. Tidak gratis, karena pada dasarnya, menabung uang di bank sama saja dengan menitipkan uang pada bank sebagai lembaga yang dipercaya. Oleh karena itu akan ada biaya administrasi setiap bulan yang langsung dipotong dari dana yang kita tabung.
  4. Adanya limit transaksi meskipun kita bebas melakukan transaksi dimanapun dan kapanpun, ternyata ada limit yang diberlakukan bank

Ok, itu tadi kelebihan dan kekurangan dari menabung yang dapat menjadi bahan pertimbangan kita dalam memutuskan. Sekarang kita lanjut ke investasi.

Apa itu investasi?

Investasi merupakan penanaman dana dengan tujuan memperoleh imbal hasil di masa mendatang, artinya kebutuhan yang sifatnya jangka Panjang, seperti rumah, masa depan anak, dan lain-lain.

Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan dari investasi?

Kelebihan dari berinvestasi adalah investasi memberikan hasil bunga atau potensi imbalan yang lebih besar dari tabungan. 

Selain itu dana dikelola oleh pihak profesional atau badan/lembaga resmi yang memiliki legalitas yang jelas dan di awasi oleh OJK.

Sedangkan kekurangannya adalah sebagai berikut:

Berinvestasi memiliki risiko kerugian yang lebih tinggi dari tabungan, bahkan ada kemungkinan uang yang diinvestasikan bisa habis seperti dalam investasi saham jika kita mengalami kerugian.

Tidak ada penjamin seperti LPS (lembaga penjamin simpanan).

Tidak dapat dijadikan dana darurat.

Jadi kesimpulannya kurang lebih seperti ini:

Kalau kita membutuhkan uang hanya untuk keperluan jangka pendek seperti membeli handphone atau hanya sebagai dana darurat maka tabungan adalah pilihan yang tepat.

Tapi kalau kita membutuhkan uang untuk keperluan jangka panjang seperti membeli rumah idaman atau biaya pendidikan sekolah Anak yang akan datang, maka investasi adalah pilihan terbaik.

Yang perlu diketahui lagi adalah dengan menabung keuntungan yang didapat dari bunga hanya berada di angka 2%, emas ada di angka 7%, sedangkan ekuitas ada di angka 20%. Tapi tentunya perlu diingat bahwa ada istilah dalam investasi “high profit high gain”. Semakin tinggi imbalan yang didapat maka semakin tinggi resikonya.

Semoga bermanfaat

error: Content is protected !!